Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah: Bupati Sumedang Ambil Rapor Anaknya di SMAN 1 Sumedang

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Mengambil Rapor Anaknya (istimewa)

LenteraSumedang - Suasana pagi di SMA Negeri 1 Sumedang, Senin (22/12/2025), tampak tidak seperti biasanya. Di tengah agenda pembagian rapor semester, hadir sosok Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Namun kali ini, kehadirannya bukan dalam kapasitas sebagai kepala daerah, melainkan sebagai orang tua. 

“Alhamdulillah, pagi ini saya bisa datang langsung ke SMA Negeri 1 Sumedang untuk mengambil rapor anak saya, Alfitra,” ujar Bupati Dony.

Kedatangan pimpinan daerah tersebut menjadi cerminan nyata dari pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, sebuah inisiatif nasional yang kini diperkuat melalui Surat Edaran Bupati Sumedang Nomor 100 Tahun 2025.

Bagi Bupati Dony, kegiatan mengambil rapor tidak hanya sebatas urusan administrasi sekolah, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam membangun ikatan emosional antara ayah dan anak.

“Ketika ayah hadir, anak merasa diperhatikan. Dari situlah ayah bisa menjadi teman curhat, sumber motivasi, dan penyemangat bagi anak-anaknya,” tuturnya.

Selama ini, peran pengambilan rapor lebih sering dilakukan oleh ibu. Melalui gerakan tersebut, pemerintah daerah berupaya mendorong para ayah untuk terlibat lebih aktif dalam proses pendidikan anak.

Tujuannya agar hubungan antara orang tua dan anak dapat terjalin lebih harmonis dan seimbang. Bupati Dony menegaskan bahwa kedekatan emosional ayah dan anak memiliki dampak besar terhadap prestasi belajar, pembentukan karakter, serta akhlak anak.

“Ayah perlu melihat langsung bagaimana perkembangan pendidikan anaknya, prestasinya, sikapnya, dan pembentukan karakternya. Dengan cara sederhana seperti datang ke sekolah, dampaknya bisa luar biasa,” ungkapnya.

Gerakan ini juga menjadi jawaban atas fenomena fatherless, yaitu kondisi di mana peran ayah secara emosional kurang dirasakan dalam keluarga meski secara fisik tetap hadir. Berdasarkan hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025, sekitar 25,8 persen keluarga di Indonesia berada dalam situasi tersebut.

Melalui surat edaran yang diterbitkan, seluruh ayah yang memiliki anak usia PAUD hingga SMA/SMK diimbau untuk hadir langsung ke sekolah saat pembagian rapor mulai Desember 2025. Pemerintah daerah bahkan memberikan kebijakan dispensasi keterlambatan kerja bagi ayah yang mengikuti gerakan ini, menyesuaikan aturan di masing-masing instansi.

“Ini salah satu ikhtiar kecil tapi bermakna besar. Banyak cara menguatkan hubungan ayah dan anak, dan mengambil rapor adalah salah satunya,” kata Bupati Dony.


(Sumber: sumedangkab.go.id)

Posting Komentar untuk "Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah: Bupati Sumedang Ambil Rapor Anaknya di SMAN 1 Sumedang"