![]() |
| (WA Grup/istimewa) |
LenteraSumedang - Insiden tak terduga terjadi pada Jumat (19/12/2025) di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Puluhan santri dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap nasi box yang berasal dari donatur.
Peristiwa tersebut terjadi di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah yang berlokasi di Kampung Bankir, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung. Para santri diketahui mengonsumsi nasi box tersebut setelah mengikuti kegiatan pengajian rutin yang digelar setiap malam Jumat.
Melansir dari halaman sumedang.jabarekspres.com, Kapolsek Cimanggung Kompol Aan Supriatna membenarkan adanya kejadian dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyebutkan, jumlah santri yang terdampak mencapai sekitar 58 orang.
“Para santri sebelumnya menyantap nasi box yang dibagikan seusai pengajian rutinan malam Jumat,” ujar Kompol Aan Supriatna saat dikonfirmasi awak media.
Kompol Aan menjelaskan, keluhan mulai dirasakan para santri pada pagi hari sekitar pukul 17.00 WIB. Gejala awal yang muncul di antaranya mual dan muntah. Seiring bertambahnya keluhan, beberapa santri mengalami kondisi fisik yang cukup lemah sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
“Sebagian santri harus dibawa ke rumah sakit terdekat karena kondisinya tidak memungkinkan untuk ditangani di lokasi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, nasi box tersebut dibagikan pada Kamis malam (18/12/2025), sesaat setelah kegiatan pengajian rutin selesai dilaksanakan di lingkungan pesantren.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus memantau perkembangan kondisi para santri yang terdampak. Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal.
“Kami berharap kondisi para santri segera membaik dan semuanya bisa kembali pulih seperti semula,” tutup Kompol Aan.

Posting Komentar untuk "Puluhan Santri di Cimanggung Keracunan Makanan, Nasi Box dari Donatur Diduga Jadi Penyebab Utama"