SUMATERA UTARA, 12 Juni 2026– Kisah pilu dialami Rasyid Ridho, warga Desa Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Pria yang telah sekitar delapan bulan berjuang melawan kanker getah bening itu kini mengalami kondisi kesehatan yang semakin menurun akibat keterbatasan biaya pengobatan.
Informasi tersebut disampaikan oleh akun Facebook bernama Mrsgirl melalui grup publik Keluh Kesah Lele Berulah V3. Ia mengungkapkan bahwa keluarga Rasyid Ridho hanya sempat sekali membawanya ke rumah sakit. Meski biaya pengobatan ditanggung BPJS, mereka tetap kesulitan memenuhi kebutuhan transportasi dan biaya hidup selama menjalani perawatan.
Saat ini, kondisi Rasyid Ridho dikabarkan semakin drop dan hanya dapat menjalani perawatan infus di rumah. Hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan kadar hemoglobin (HB) yang sangat rendah, yakni sekitar 5. Ia telah mendapatkan rujukan kembali ke rumah sakit, namun terkendala ongkos perjalanan yang cukup jauh, mencapai sekitar enam jam dari tempat tinggalnya.
Menurut keterangan yang disampaikan, sang istri tidak dapat bekerja karena harus merawat suami serta dua anak mereka. Bahkan saat menjalani perawatan sebelumnya di rumah sakit, pasangan tersebut hanya mengandalkan jatah makanan dari rumah sakit untuk dikonsumsi bersama karena keterbatasan ekonomi.
Warga sekitar disebut telah beberapa kali membantu secara sukarela, termasuk untuk biaya transportasi ke rumah sakit. Namun bantuan tersebut dinilai belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan kehidupan sehari-hari keluarga tersebut.
Posting Komentar untuk "Meski Dibantu BPJS, Warga Simalungun Penderita Kanker Getah Bening Kesulitan Biaya Transportasi Untuk Berobat"